ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRORAPBN 2013
17-01-2013 | 11:15:09 | Administrator

 
Asumsi Dasar Ekonomi Makro Tahun 2012-2013 2012 2013 URAIAN Kesepakatan APBNP Outlook Pembicaraan RAPBN PendahuluanPertumbuhan ekonomi (%,yoy) 6,5 6,3-6,5 6,8-7,2 6,8Inflasi (%, yoy) 6,8 4,8 4,4-5,4 4,9Suku Bunga SPN 3 bulan (%) 5,0 3,9 4,5-5,5 5,0Nilai Tukar (Rp/USD) 9.000 9.250 9.000-9.300 9.300Harga Minyak (USD/Barel) 105 110 95-120 100Lifting Minyak (ribu barel/hari) 930 900 890-930 900Lifting Gas (ribu barel/hari setara n.a n.a 1.325-1.390 1.360minyak)
 
Pertumbuhan ekonomi tahun 2013 diperkirakan mampu mencapai 6,8% Pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran didukung : 
• Investasi yang masih cukup tinggi didorong minat investor, percepatan infrastruktur 
• Konsumsi RT masih cukup tinggi, 2012*: outlook didorong dominasi usia produktif 2013** : RAPBN 
• Aktivitas ekspor mulai membaik, didorong pemulihan demand global, depresiasi Nilai Tukar 
• Dukungan kebijakan kebijakan stimulus (Kenaikan PTKP, fasilitas perpajakan, dll) Pertumbuhan Kontribusi thd Pertumbuhan 2012 2013 2012 2013 Range RangePDB Menurut
 
Penggunaan 6,3 -6,5 6,8Konsumsi RT 4,8 - 5,0 4,9 2,70 - 2,76 2,71Konsumsi Pemerintah 6,8 - 7,0 6,7 0,56 - 0,58 0,55PMTB 10,5 - 10,7 11,9 2,57 - 2,62 3,03Ekspor Neto 1,96 - 2,01 5,2 0,22 - 0,23 0,55 - Ekspor 7,0 - 7,2 11,7 3,48 - 3,55 5,83 - Impor 8,5 - 8,7 13,5 3,26 - 3,32 5,27 
 
Sumber pertumbuhan juga didorong oleh sektor industri manufaktur serta perdagangan dan tranportasi 2012 2013 2012 2013 Range Range PDB Menurut Sektor 6,3 -6,5 6,8 Pertanian 3,5 - 3,7 3,7 0,45 - 0,47 0,45 Pertambangan dan Penggalian 2,9 - 3,1 2,8 0,22 - 0,24 0,20 Industri Manufaktur 5,7 - 5,9 6,5 1,47 - 1,51 1,65 Listri, Air Bersih, Gas 6,2 - 6,4 6,6 0,05 -0,05 0,05 Konstruksi 7,6 - 7,8 7,5 0,49 - 0,50 0,49 Perdagangan, Hotel, Restoran 7,1 - 7,3 8,9 1,26 -1,29 1,61 Transportasi dan Komunikasi 11,6 - 11,8 12,1 1,14 - 1,15 1,24 Jasa Keuangan, Js. Perush., Riil Estat 6,6 -6,8 6,1 0,63 - 0,65 0,58 Jasa Lainnya 6,6 -6,8 6,0 0,62 - 0,64 0,57 Jasa Struktur Ekonomi 2013 
• Dari sisi sektoral, pertumbuhan tertinggilainnya, 11.5 Pertanian, 14 diperkirakan masih pada sektor pengangkutan dan Keuangan .2 komunikasi, Sementara itu, sektor pertanian
   , 6.9 diharapkan tumbuh lebih baik dalam rangka Transportasi, mencapai surplus beras 10 juta ton di tahun 2014. Pertambanga 6.7 n, 12.6 
• Namun kontributor pada pertumbuhan terbesar Perdagangan adalah sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran, , 13.1 Manufaktur, serta sektor Industri manufaktur (karena
   peran Konstruksi, 1 0.2 24.1 yang cukup besar pada perekonomian) Listrik, 0.7 
 
Nilai Tukar Tahun 2013: Rp9.300,00/US$ Rp per USD 10.500,0 10.408 10.000,0 9.705 9.691 9.500,0 Outlook 9.250 9.164 9.300 APBN-P: 9.000,0 9.000 8.780 8.500,0 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 RAPBNFaktor Penentu Apresiasi Rupiah di tahun 2013: 
• Arus modal masuk : FDI masih terus tumbuh 
• Global demand meningkat ekspor membaikFaktor Penentu Depresiasi Rupiah di tahun 2013 : 
• Aktivitas ekonomi, investasi Peningkatan impor 
• Flight to quality 
• Tingginya impor BBM 30
 
Laju inflasi 2013 diperkirakan mencapai 4,9% Laju Inflasi 2006-2013 Persen, yoy 12 11,1 10 8 7,0 6,6 APBN-P: 6,8 6 6,6 3,8 4,9 4 Outlook: 4,8 2 2,8 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 RAPBN1. Inflasi masih dapat dikendalikan yang didasarkan pada laju inflasi yang relatif rendah dan stabil2. Arah Kebijakan pengendalian inflasi tahun 2013: 
• Menjaga ketersediaan pasokan barang kebutuhan dan kelancaran distribusi: 
  a. Program-program peningkatan produk pertanian dan pangan 
  b. Operasi pasar melalui penyediaan anggaran subsidi pangan dan stabilisasi harga pangan 
  c. Perbaikan infrastruktur untuk menjamin pasokan ke seluruh wilayah RI (MP3EI) 
• Koordinasi kebijakan Fiskal, Moneter dan Sektor Riil 
  Suku Bunga rata-rata SPN 3 BULAN, Tahun 2013 diperkirakan sebesar 5,0 persen Yield SPN-3 Bulan persen 6,00 5,46 APBN-P 2012= 5,0% 5,50 5,50 5,00 4,84 5,00 5,00 5,00
  5,00 4,50 Outlook 2012: 3,9% 4,50 4,00 3,90 3,50 3,87 3,08 3,31 3,00 3,00 2,50 2,00 1,92 2,20 1,50 1,69 1,00 17-Apr-2012 19-Apr-2011 19-Jun-2012 21-Jun-2011 19-Jul-
  2011 16-Aug-2011 6-Mar-2012 10-Jan-2012 26-Jan-2012 5-Apr-2011 7-Feb-2012 27-Sep-2011 4-Oct-2011 21-Feb-2012 20-Mar-2012 5-Jul-2011 3-May-2011 18-Oct-2011 22-
  Mar-11 2013 Outlook 2012 APBN-P 01 Nov 11 22 Nov 111. Faktor Eksternal yang mempengaruhi tingkat suku bunga SPN 3 bulan tahun 2013 
• Membaiknya perekonomian global, namun masih terdapat risiko di kawasan Eropa 
• Likuiditas global yang masih cukup tinggi, kebijakan negara-negara maju: insentif bagi pemulihan ekonomi, pengucuran likuiditas dan tingkat bunga2. Faktor Internal yang
  mempengaruhi tingkat suku bunga SPN 3 bulan tahun 2013 
• Tingkat imbal investasi portofolio yang cukup bersaing. 
• Obligasi Pemerintah merupakan instrumen yang cukup aman dan menarik 
 
 
Sumber : Kemenkeu asumsi makro apbn 2013 , by Abdul Hadi Ilman on Sep 26, 2012